Pemerintah Kabupaten Lamongan bangun sinergi bersama budayawan dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional (Permadani) Lamongan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berwawasan kebudayaan dan berkemajuan.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi usai diwisuda DPD Pemadani Pusat Suyitno Yoga Pamungkas pada kegiatan wisudha purnawiyata panatacara tuwin pamedhar sabda Lamongan bregadha XIII, Minggu (3/12) di aula Gadjah Mada Pemkab Lt.7.
“Dalam implementasi 11 program prioritas yang diusung Kabupaten Lamongan, saya membuat ruang kolaborasi seluas-luasnya. Salah satunya bersama Pemadani Lamongan, sebagai pelopor kebudayaan yang ada di Kabupaten Lamongan. Karena prioritas kami ialah menciptakan sumber daya manusia yang unggul maka kolaborasi ini bertujuan untuk membekali para generasi muda dengan wawasan kebudayaan. Agar di tengah kemajuan zaman, identitas generasi bangsa tidak luntur” Minggu (3/12)
Selanjutnya Yuhronur menerangkan implementasi kepada para generasi muda ialah melalui pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Karena hal tersebut selaras dengan visi yang ada di Pemadani yakni “Terwujudnya masyarakat Indonesia berbudaya dan mampu menyesuaikan perkembangan zaman”.
“Lamongan adalah daerah yang memiliki jejak sejarah yang beragam, mulai dari era Kerajaan Majapahit, Kejayaan Islam Sunan Drajat, hingga kolonial Belanda. Hal itu harus kita rawat supaya tidak punah. Cara kita melestarikannya tidak hanya merawat dan menyimpan petilasan, melainkan menanamkan kepada generasi bangsa,” Sahutnya



