Maraknya ajakan demo yang mengatasnamakan BEM Perguruan Tinggi NU (PTNU) Se-Nusantara perihal seruan aksi tolak Misa Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta beredar luas di media sosial, Hal tersebut di inisiasi oleh Wahyu Al-Fajri.
Menanggapi Hal tersebut Saudara Achmad Baha’ur Rifqi selaku pimpinan BEM PTNU Se-Nusantara yang sah mengecam keras dan menganggap tindakan tersebut adalah hal yang sangat memalukan.
“Yang di lakukan oleh sudara wahyu ini tentunya sangat memalukan apalagi memakai nama BEM PTNU Se-Nusantara, ini tentunya adalah hal yang sangat tidak bisa di maafkan. Dasar gerakannya pun tidak jelas dan jauh dari nilai” yang di ajarkan Oleh NU”. Rabu (5/9)
Lebih lanjut dia juga mengatakan bahwa akan memproses tindakan wahyu al fajri yang mengatasnamakan BEM PTNU Se-Nusantara tersebut.
“Ya kami tentunya akan berunding dengan pengurus” BEM PTNU Se-Nusantara yang sah, dan kami akan menempuh jalur apapun jika gerakan yang mengatasnamakan BEM PTNU Se-Nusantara tetap berlanjut” Sahutnya
Senada dengan hal tersebut saudara Syaifullah selaku sekjen PBNU juga menanggapi beredarnya pamflet berisi ajakan unjuk rasa yang mengatasnamakan BEM PTNU se-Nusantara, dalam keteranganya dia mengecaman tindakan yang membawa-bawa nama NU.
“Kita menghormati umat lintas agama, jadi jangan bikin gaduh apalagi dengan membawa-bawa nama NU,”
Sebagai tambahan informasi bahwa Dari penelusuran PBNU kelompok yang mengatasnamakan BEM PTNU se-Nusantara di bawah komando Fajri merupakan organisasi liar tidak jelas pembentukannya dan tidak pernah berkoordinasi dengan Lembaga Perguruan Tinggi NU (LPTNU) yang menaungi seluruh PTNU se-Indonesia.



