Pemerintah Kabupaten Lamongan gencar, menggali sekaligus mempromosikan potensi khas daerah. Tidak hanya seni dan budaya, tetapi juga kuliner.

Warga Kecamatan Sekaran dan Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, melakukan promosi melalui Festival 1001 Pecel Lele yang digelar di lapangan Bintang Arut Kecamatan Sekaran, Sabtu (10/12/2022).

Meski telah terkenal dengan menu masakan pecel lelenya, para penjual pecel lele di dua kecamatan tersebut tetap ingin jauh lebih dikenal lagi.

Meski diterjang ‘badai’ Covid-19 hampir dua tahun lamanya, mereka tak pernah galau. Langkahnya tetap maksimal dengan potensi yang dikuasainya, yakni menu masakan pecel lele.

Kecamatan Sekaran dan Kecamatan Maduran (Sekar Madu) kompak menjadi satu menggelar event Festival 1001 Pecel Lele, memaksimalkan dan memperkenalkan usaha pecel lele yang sudah warga geluti secara turun temurun.

Meski ada menu pecel ayam, bebek, tahu, tempe, tapi yang lebih ditonjolkan yaitu pecel lele. Event ini sekaligus membantu mempromosikan untuk lebih mendongkrak pecel lele Lamongan.

Festival pecel lele ini baru kali pertama digelar, tujuannya sebagai ajang promosi dua kecamatan yang warganya bangga berwiraswasta membuka usaha warung pecel lele.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang membuka event tersebut, berkeliling ke semua stand yang menyuguhkan menu masakan serba jajanan produk UMKM, sebelum aksi ngulek sambel bersama emak-emak di arena festival.

Bupati Yuhronur memberi apresiasi kepada warga Kecamatan Sekaran dan Kecamatan Maduran yang eksis dan terus berkembang di bidang menu masakan pecel lele.

“Dengan festival ini, kita bisa menunjukkan eksistensi akan ragam menu masakan khas Lamongan yang banyak dikenal di nusantara. Di mana-mana ada pecel lele Lamongan, ” ungkap Bupati Lamongan.

“Warga Sekaran dan Maduran memberitahu masyarakat luas, bahwa pecel lele itu milik di Lamongan,” tambahnya.

Festival tersebut berlangsung meriah dan menarik perhatian banyak wisatawan luar kota. Apalagi dalam festival itu, para pedagang pecel lele membagikan 1001 porsi pecel lele gratis kepada pengunjung.

Bahkan pecel lele yang sudah dikemas dalam wadah karton dan styrofoam itu ludes hanya dalam waktu 10 menit.

Bahkan, juga disediakan gunungan lele dan sayur serta bumbunya di pojok depan panggung hiburan di tempat Bupati Yuhronur membuka acara dan menyerahkan bantuan langsung kepada para PKL.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini