Dinas Sosial (Dinsos) Lamongan ikut mendukung program Pemkab Lamongan menuju tercapainya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.

Kepala Dinsos Lamongan, Drs Hamdani Azahari MM, menuturkan, dinasnya siap menjalankan program sesuai visi misi yang dicanangkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Yakni, mensejahterakan seluruh masyarakat dan berkeadilan.

‘’Berkeadilan artinya semua kita perhatikan,’’ jelasnya.

Dinsos siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk perang melawan kemiskinan dan ketidaksejahteraan.

‘’Mereka yang kurang beruntung kita perhatikan,’’ katanya.

Selama 2022, lanjut Hamdani, dinasnya mengurusi dan melayani 1,370 juta  masyarakat Lamongan. Jika ada warga dari 27 kecamatan di  474 kelurahan/desa membutuhkan bantuan KIS, keluarga terkena musibah, mengalami kebakaran, banjir atau longsor, maka dinsos hadir dengan berusaha memberikan pelayanan secara maksimal.

‘’Kita punya tim untuk mengatasi semua itu, mulai dari Tagana kita punya sekretariatnya,’’ ucapnya.

Saat peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2022, dinsos mengumpulkan perwakilan karangtaruna, TKSK, Peksos, pendamping PKH untuk apel bersama sekaligus menegaskan program mereka adalah melayani masyarakat. Dinsos harus siap 24 jam.

Hamdani mencontohkan kolaborasi dengan Satpol PP terkait ODGJ. Pada 2022, terdata 13 ODGJ dari hasil operasi satpol PP. Dinsos lalu bekerja sama dengan dinas kesehatan dan rumah sakit untuk penanganan kejiwaan pasien.  Jika mereka sembuh, maka diberdayakan.

‘’Kalau sudah masuk di masyarakat, mereka sudah punya bekal pemberdayaan ekonomi,’’ tuturnya.

Tak hanya ODGJ . Dinsos juga menangani gelandangan dan pengemis (gepeng). Mereka yang tertangkap Satpol PP, diberdayakan di Peksos yang ada di Nganjuk, Tuban, dan Malang.

‘’Kita terus memberikan pendidikan karakter. Jangan tangan di bawah, sekali – kali tangan di atas. Sehingga nanti ada perubahan,’’ ucapnya.

Program bantuan sembako ikut ditangani dinsos. Ada sekitar 95,3 ribu KPM yang mendapatkan bantuan. Ada bantuan tunai dan berbentuk sembako untuk menambah protein agar menurunkan stunting. Tujuan bantuan sembako,  jangan sampai di rumah tidak ada beras, telur, sayur dan buah. Bahan makanan itu membentuk anak usia dini agar tidak kena stunting. 

‘’Pada akhirnya stunting di Lamongan berkurang. Dinsos selalu memesankan itu,’’ katanya.

Dari program PKH. Mereka yang memiliki anak bakal dibiayai dari SD – SMA. Jika sakit, maka mendapat KIS yang bisa diurus di dinsos. Dinsos juga membantu mereka yang masuk DTKS. ‘’Jadi Dinsos selalu hadir tiada henti,’’ ujarnya.

Hamdani bersyukur angka kemiskinan menurun menjadi 12,53  persen. Itu artinya, mereka memiliki pendapatan yang layak. ‘’Kita kolaborasi dengan dinas lain, alhamdulillah turunlah angka kemiskinan,’’ ujarnya bersyukur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini