Menjelang Idul Fitri 1443 H yang digadang-gadang merupakan tahun pertama setelah 2 tahun dalam masa pandemi yang memperbolehkan dilakukannya mudik lebaran, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama camat dan forkopimcam melaksanakan rapat koordinasi kesiapan lebaran melalui aplikasi zoom meeting, Senin (18/4) di Ruang Command Center Gedung Setda Kabupaten Lamongan.

Meski sesuai arahan presiden mudik diperbolehkan, Bupati Lamongan menghimbau masyarakat Kabupaten Lamongan untuk terus menjaga agar jangan sampai euphoria mudik ini berlebihan. Selain itu, beliau juga mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

Tidak hanya itu, untuk menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat dalam menghadapi libur panjang dan mudik lebaran, Bupati Lamongan mengajak untuk terus mensosialisasikan dan menggalakkan vaksinasi booster. “Sampaikan kepada masyarakat, bentuk menyayangi keluarga, sanak saudara, dan orang disekitar kita adalah dengan vaksinasi booster, ini harus terus disosialisasikan dan digalakkan. Terus bersinergi, fokus, saya tidak ingin mendengar ada camat yang tidak fokus dan tidak peka terhadap masyarakat. Ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati Lamongan.

Sinergi ini dikatakan Lamongan, akan terus dilakukan mulai dari pemerintahan tingkat daerah hingga ke desa-desa baik terkait ketersediaan bahan pokok dengan operasi pasar hingga pembersihan dan pembenahan jalan rusak dengan minimal menguruk jalan. Selain itu juga melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder terkait, termasuk dengan Polres Lamongan dan Kodim 0812 Lamongan untuk melakukan pengamanan serta percepatan vaksinasi booster. “Hal tersebut kita lakukan untuk memberikan jaminan mudik yang aman dan sehat,” tambahnya.

Kadinkes Lamongan Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa hal-hal yang telah disiapkan dalam menghadapi Idul Fitri 1443 H ini meliputi penyediaan layanan puskesmas dan UGD 24 jam, melakukan percepatan vaksinasi booster, dan menyediakan ambulance sejumlah 69 unit. “Vaksinasi booster ini ditargetkan sudah 30 persen pada akhir April atau menjelang Idul Fitri. Saat ini di Lamongan sesuai data nasional masih 9,49 persen, untuk melakukan percepatan akan dilakukan juga booster di titik pos perbatasan, stasiun, dan terminal,” terangnya.

Selain itu, menurut Plt Kasatpol PP Lamongan Jarwito pihaknya akan melakukan pengamanan dengan menutup warung penjual miras mulai 30 Maret – 6 Mei 2022, memantau hotel dan penginapan untuk menghindari tindak asusila, patroli untuk menghindari terjadinya perkelahian pemuda, dan penyadaran masyarakat sesuai kondisi dan situasi masing-masing. “Menghadapi libur panjang dan Idul Fitri, mari bersama-sama mengamankan objek-objek vital yang ada, silahkan menyelenggarakan kegiatan Idul Fitri 100 persen tapi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, dan mengantisipasi ulang terhadap bencana kebakaran,” ungkapnya.

Kadis PU Bina Marga Sujarwo melaporkan bahwa untuk persiapan lebaran telah dilakukan pemeliharaan rutin jalan di 71 ruas (termasuk di beberapa ruas kritis), melakukan penanganan darurat jalan dan jembatan, melakukan pemasangan rambu-rambu, dan mengaktifkan pelayanan sirkel plus (Sistem Informasi Respon Keluhan Jalan dan Jembatan). “Sirkel Plus ini untuk menampung keluhan masyarakat terkait infrastruktur yang dapat diakses 24 jam dan langsung direspon oleh PU Bina Marga. Bisa diakses di sirkelplus.lamongankab.go.id atau melalui nomor 082142565600,” lapornya.

Terkait pengaturan pembatasan operasional angkutan barang, diungkapkan Kadishub Heru Widi sesuai dengan SE Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2022 untuk arus mudik dilakukan mulai tanggal 28 April hingga 1 Mei 2022, dan arus balik mulai 6 sampai dengan 9 Mei 2022. Selain itu untuk mengatasi kemacetan dibeberapa titik rawan macet, Dishub Lamongan juga telah menyediakan beberapa jalur alternatif.

“Untuk meminimalisir kemacetan telah kami persiapkan beberapa jalur alternatif dari arah Surabaya ke Babat melalui Deket Kulon sampai Sukodadi, dari Ngimbang/Jombang ke Bojonegoro melalui Karang Asem sampai Jalan Patung Sapi, arah Surabaya ke Bojonegoro Jombang melalui Jalan Gotong Royong, dan arah Ngimbang/Jombang ke Surabaya melalui Jalan Babat sampai Lamongan,” ungkap Heru Widi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here